Tauhid, Iman, dan Aqidah

Tauhid adalah pemurnian ibadah kepada Allah Subhanahu wa ta’ala, maksudnya menghambakan diri hanya kepada Allah secara murni dan konsekuen dengan menaati segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya, dengan penuh rasa rendah diri, cinta, harap, dan takut kepada-Nya.

Iman adalah ucapan hati dan lisan yang disertai dengan perbuatan, diiringi dengan ketulusan niat karena Allah dan dilandasi dengan berpegang teguh kepada sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam.

Aqidah adalah iman yang teguh dan pasti, yang tidak ada keraguan sedikitpun bagi orang yang meyakininya. Jadi Aqidah Islamiyyah adalah keimanan yang teguh dan bersifat pasti kepada Allah Ta’ala dengan segaala pelaksanaan kewajiban, bertauhid (Tauhid Rububiyyah, Uluhiyyah, dan Asma’ wa shifat Allah) dan taat kepada-Nya, kitab-kitab-Nya, hari akhir, takdir baik dan buruk, dan mengimani seluruh apa-apa yang telah shahih tentang prinsip-prinsip agama (ushuluddin), perkara-perkara yang ghaib, beriman kepada apa yang menjadi ijma’ (konsensus) dari shalafush shalih.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s