Pilkada oh Pilkada…

Bismillahirrahmaanirrahiim.

Meski saya ga ikutan pilkada, tapi karena besok libur nasional dalam rangka pilkada serentak (bahkan yang di wilayahnya ga ada pilkada juga libur). Ya sukacita buat orang kantoran mah ada Keppres No. 3 Tahun 2017. Isinya tentang apa? Pokoknya mah libur pilkada (yang dicari duluan kata-kata libur nasionalnya).

Sebenernya pilkada yang katanya merupakan produk demokrasi ini, tujuannya sederhana, milih orang. Tapi milih orangnya buat jadi pemimpin, nah itu yang perlu mikir, perlu ilmu, dan pastinya perlu dasar.

Ada orang yang milih karena dasar suka, ya suka, mau gimana juga suka aja. Nah ini mah biasanya fans berat, kaya fans oppa-oppa korea. Cuma ya kalo ditanya alesan sukanya, ada aja jawabannya, malah kadang bikin geleng-geleng kepala.

“Ah saya mah milih dia soalnya kerjanya bagus.” Ini pilihannya ditujukan buat orang yang udah dikenal dan ketauan kerjaannya, biasanya petahana, atau orangnya emang udah jadi public figure non artis (Ya kalo artis kerjanya bagus mah da pake script, aslinya mah bisa beda sama peran).

Tapi inget, kita, atau ambil contohnya saya deh, orang lain bisa beda. Saya kalo milih pemimpin paling pertama ya rujukannya perintah Allah Ta’ala dulu nih, pedomannya Qur’an dan Sunnah. Jelas banyak di aturan milih pemimpin menurut petunjuk Allah Ta’ala. Sebagai umat Islam, dan ingin jadi umat yang nurut sama Allah, pasti milih yang seiman dong ya. Kalo ga nurut kan dosa… Di luar sana banyak penafsiran, dibilang artinya pemimpin lah, teman dekat lah, ini itu. Tapi buat saya, demi amannya (daripada salah-salah tafsir nanti milih malah dosa, ancamannya kan neraka) ya milih sesuai perintah Allah. Nah baru saya liat kualifikasi lainnya.

Nyoblosnya mah iya paling juga buat 5 taun sekali, urusan dunia lagi. Tapi kalo demi dunia, demi 5 taun, saya harus berbuat sesuatu yang membangkang sama perintah Allah Ta’ala, mana ntar kan pasti dimintai pertanggungjawaban di akhirat ya kan ngeri juga gara-gara salah milih orang saya yang harus masuk neraka. (Jujur saya takut masuk neraka, ga tau tuh kalo orang-orang yang ingkar sama perintah Allah Ta’ala, takut apa engga)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s